
Region:Asia
Author(s):Divya Malik, Monika Singh
Product Code:KRID1065
April 2023
74
Laporan berjudul"Prospek Pasar Layanan Aftermarket Otomotif Indonesia hingga 2026: Masuknya pemain baru dan varian mobil dari luar negeri berkontribusi pada pertumbuhan industri layanan aftermarket otomotif di Indonesia"memberikan analisis komprehensif tentang industri jasa aftermarket otomotif di Indonesia. Laporan ini berfokus pada ukuran pasar layanan mobil otomotif, segmentasi pasar layanan mobil otomotif Indonesia berdasarkan Jenis Bengkel (Multi Merek dan OEM), Jenis Multi Merek (Terorganisir dan Tidak Terorganisir), Jenis Kendaraan (MPV, Sedan, SUV, LCGC & Hatchback), Berdasarkan Usia Mobil (0-3 Tahun, 3-8 Tahun dan 8 tahun ke atas), Berdasarkan Wilayah (Barat, Tengah & Timur), Berdasarkan Merek Mobil (Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, dan Lainnya), Berdasarkan Mode Pemesanan (Online dan Offline), Berdasarkan Service split (Perbaikan &; Penggantian, Perawatan dan Perawatan Tubuh). Laporan ini juga mencakup Ekosistem Entitas dalam Servis Mobil di Indonesia, Tren dan Perkembangan di Indonesia Industri Layanan After Market Otomotif, Isu, dan Tantangan, Analisis Porters Five Forces, Peraturan Pemerintah di Indonesia Industri Layanan After Market Otomotif, Persaingan di Indonesia Industri Aftermarket OEM, Kekuatan dan Kelemahan Pemain Utama di Industri Aftermarket Otomotif OEM Indonesia, Persaingan di Indonesia Multi-Brand Aftermarket Industry, Perbandingan Harga Perusahaan Jasa Mobil OEM Besar dan Perusahaan Jasa Mobil Multi-brand, Model Operasi Bengkel Terorganisir dan Tidak Terorganisir, Model Operasi Bengkel OEM, Sumber Suku Cadang untuk Pusat Servis Mobil, Studi Kasus: Perbaikan mobil. Laporan ini diakhiri dengan proyeksi pasar di masa depan berdasarkan pendapatan layanan aftermarket otomotif secara keseluruhan dan rekomendasi analis yang menyoroti peluang utama.

Pendapatan industri jasa aftermarket otomotif Indonesia mencapai USD ~ miliar pada tahun 2021 dan mencatat CAGR sebesar 5,4% selama 2015-2021. Bengkel multi-merek mendominasi industri layanan aftermarket otomotif Indonesia karena biaya layanan yang lebih murah dan penawaran layanan umum. ~% dari pasar layanan perawatan purna jual ditangkap oleh pusat layanan multi-merek karena biaya layanan & suku cadang yang rendah dan preferensi tinggi oleh pemilik mobil pasca garansi. Pusat layanan mobil OEM di Indonesia menyaksikan sebagian besar mobil pra-garansi mengunjungi pusat mereka. Layanan berkualitas tinggi, suku cadang asli, dan keandalan lebih pada pusat layanan OEM adalah alasan lain mengapa pelanggan lebih memilih pusat layanan OEM di Indonesia.
Berdasarkan Jenis Bengkel (OEM &; Multi-Brand): Segmen bengkel Multi brand terpantau mendominasi pasar service mobil di Indonesia. Semakin tinggi jumlah mobil pasca-garansi di pasar menyebabkan permintaan yang lebih tinggi untuk pusat layanan mobil multi-merek.
Berdasarkan Jenis Multi-Brand (Tidak Terorganisir dan Terorganisir): Pusat layanan mobil multi-merek yang tidak terorganisir mendominasi pasar layanan mobil multi-merek di Indonesia. Bengkel servis mobil yang tidak terorganisir memiliki kehadiran besar-besaran di kota-kota Tier II &; III di Indonesia.
Berdasarkan Jenis Kendaraan (MPV, Sedan, SUV, LCGC, Hatchback)
Industri jasa aftermarket otomotif Indonesia terpantau didominasi oleh mobil MPV diikuti oleh Sedan, SUV & lainnya. MPV memiliki pangsa mayoritas karena tingginya permintaan mobil MPV Toyota di Indonesia.
Berdasarkan Usia Mobil (0-3 Tahun, 3-8 Tahun, dan 8 Tahun ke Atas)
Mobil pada kelompok usia 8 tahun ke atas berkontribusi mayoritas di pasar servis mobil di Indonesia diikuti oleh 3-8 tahun dan 0-3 tahun. Mayoritas mobil di parc mobil di Indonesia berusia di atas 4 tahun.
Menurut Wilayah (Barat, Tengah, Timur)
Wilayah barat mendominasi pasar layanan mobil di Indonesia. Jumlah penduduk yang besar dan kehadiran ibu kota Jakarta di wilayah barat menjadi alasan terbanyak jumlah penjualan mobil yang berujung pada kontribusi mayoritas di pasar servis mobil.
Berdasarkan Merek Mobil (Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, dan lainnya)
Toyota mendominasi pasar servis mobil di Indonesia sebagai negara yang mencatat penjualan mobil Toyota tertinggi. Merek mobil Jepang mendominasi pasar otomotif Indonesia.
Berdasarkan Mode Pemesanan (Online dan Offline)
Mayoritas pemesanan layanan mobil dilakukan secara offline di Indonesia. Sebagian besar perusahaan layanan mobil OEM telah mulai menyediakan fasilitas pemesanan layanan mobil online tetapi hanya beberapa pusat multi-merek yang memiliki layanan ini untuk pelanggan di Indonesia.
Berdasarkan Layanan (Perbaikan &; Penggantian, Perawatan dan Perawatan Tubuh)
Segmen layanan perbaikan & penggantian mobil mendominasi pasar layanan mobil di Indonesia. Segmen ini meliputi Car Denting, Car Painting, Collision Repair, Spare part replacement, Bumper damage repair, Interior Damage, dan lain-lain
Suku Cadang Indonesia After-Market
Suku Cadang Mobil Penumpang Indonesia Pendapatan Industri Aftermarket mencapai USD ~ miliar pada tahun 2021. Peningkatan kapasitas belanja, perubahan kebiasaan konsumen, peningkatan permintaan sektor terorganisir telah menyebabkan perluasan industri suku cadang aftermarket di Indonesia. Pasar suku cadang aftermarket online juga mulai tumbuh pasca-COVID. Pasar suku cadang online utama di Indonesia adalah Astra Otoparts, Pt. Daimaru Kogyo Indonesia, dan lainnya.
Segmentasi Suku Cadang Indonesia
Berdasarkan Jenis Suku Cadang (Berdasarkan Jenis Suku Cadang (Pelumas dan Oli, Suspensi & Pengereman, Komponen Listrik, Komponen Mesin, Bahan Habis Pakai, dan lain-lain)
Pelumas dan oli mendominasi permintaan suku cadang di Indonesia diikuti oleh Suspensi dan Pengereman, Komponen Listrik, Komponen mesin, Consumables, dan Miscellaneous.
Struktur persaingan di Industri Jasa Aftermarket Otomotif Indonesia bersifat terfragmentasi. Perusahaan layanan mobil OEM diamati bersaing berdasarkan Dealer, pusat layanan, waktu tunggu layanan, jumlah mobil yang diservis, sumber suku cadang, Strategi Bisnis, Layanan yang Ditawarkan, USP, Perkembangan Terkini, Mode Pemesanan. Perusahaan layanan mobil multi-merek diamati bersaing berdasarkan Merek yang dilayani, jumlah toko, Jumlah mobil yang dilayani, USP, Layanan yang ditawarkan, dan Mode Pemesanan.
Prospek dan Proyeksi Masa Depan Pasar Layanan Aftermarket Otomotif Indonesia
Pasar Indonesia diperkirakan akan menyaksikan perluasan pusat layanan mobil multi-merek di kota-kota Tier I untuk memberikan persaingan ketat ke bengkel resmi. Selama periode perkiraan 2021-2026, Pendapatan pasar layanan Aftermarket Otomotif Indonesia selanjutnya diantisipasi untuk meningkat menjadi USD ~ miliar pada tahun 2026, sehingga menunjukkan CAGR sebesar 3,6%.
Berdasarkan Jenis Bengkel
Berdasarkan Jenis Multi Brand
Berdasarkan Jenis Kendaraan
Berdasarkan Usia Mobil
Berdasarkan Wilayah
Berdasarkan Merek Mobil
Dengan Mode Pemesanan
Berdasarkan Service Split
Segmentasi Suku Cadang Indonesia
Berdasarkan Jenis Suku Cadang
Target Audiens Utama
Periode waktu yang tercantum dalam laporan:
Dealer/Penyedia Layanan Mobil OEM:
Dealer/Penyedia Layanan Mobil Multi Merek:
Topik utama yang dibahas dalam laporan
Segmen Utama yang Tercakup dalam Pasar Layanan Aftermarket Otomotif Indonesia
Berdasarkan Jenis Bengkel
Berdasarkan Jenis Multi Brand
Berdasarkan Jenis Kendaraan
Berdasarkan Usia Mobil
Berdasarkan Wilayah
Berdasarkan Merek Mobil
Dengan Mode Pemesanan
Berdasarkan Service Split
Segmentasi Suku Cadang Indonesia
Berdasarkan Jenis Suku Cadang
Target Audiens Utama
Periode waktu yang tercantum dalam laporan:
Dealer/Penyedia Layanan Mobil OEM:
Dealer/Penyedia Layanan Mobil Multi Merek:
1.1. Bagaimana Posisi Layanan Purna Jual Mobil Otomotif di Indonesia?
2.1. Gambaran Umum Industri Jasa Aftermarket Otomotif Indonesia
2.2. Lanskap Penjualan Mobil di Indonesia
2.3. Ekosistem Entitas dalam Servis Mobil di Indonesia
3.1. Tren dan Perkembangan Industri Jasa Purna Jual Otomotif di Indonesia
3.2. Isu dan Tantangan di Industri Jasa Purna Jual Otomotif Indonesia
3.3. Analisis Porters Five Forces: Layanan Aftermarket Otomotif di Indonesia
3.4. Peraturan Pemerintah di Industri Jasa Purna Jual Otomotif Indonesia
3.5. Membandingkan Alternatif Servis Mobil di Indonesia
3.6. Parameter Operasi di Industri Jasa Aftermarket Otomotif Indonesia
5.1. Segmentasi – Berdasarkan Jenis Bengkel – OEM dan Multi Merek (Perbandingan Silang berdasarkan Definisi, Harga, Lead Time, Pengadaan Suku Cadang, Usia servis mobil, Perusahaan &; Mode Pemesanan)
5.2. Segmentasi – Oleh Pemain Terorganisir vs. Tidak Terorganisir (Perbandingan Silang berdasarkan Definisi, Harga, Waktu Pimpin, Pengadaan suku cadang, Usia mobil yang diservis, Perusahaan & Mode Pemesanan)
5.3. Segmentasi – Berdasarkan Jenis Kendaraan – MPV, LCGC, SUV, Sedan &; Hatchback (Perbandingan Silang berdasarkan merek mobil utama, Harga layanan mobil rata-rata, Pangsa pasar (%): penjualan, 2020, Car Parc dan Jenis segmen mobil)
5.4. Segmentasi – Berdasarkan Usia Mobil – 0-3 tahun, 3-8 tahun, 8 tahun ke atas (Jenis bengkel, Tipe Multi-merek, Bengkel Mobil, Harga servis mobil rata-rata)
5.5. Segmentasi – Berdasarkan Wilayah – Barat, Tengah, Timur (Perbandingan Silang berdasarkan negara yang dicakup, Harga Layanan Mobil Rata-Rata, Jenis dominasi bengkel)
5.6. Segmentasi – Berdasarkan Merek Mobil – Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan & Lainnya (Perbandingan silang berdasarkan Penjualan, Jenis mobil, Harga servis mobil rata-rata, Pangsa pasar, Jumlah pusat servis mobil)
5.7. Segmentasi – Berdasarkan Mode Pemesanan – Online, Offline (Perbandingan Silang berdasarkan Jenis bengkel, Pemesanan Layanan Mobil Mewah, Perusahaan OEM dan perusahaan Multi Brand)
5.8. Segmentasi – Berdasarkan Service Split – Perbaikan & Penggantian, Perawatan &; Perawatan Tubuh (Perbandingan Silang dengan harga Rata-rata, Persaingan, Perusahaan dan Layanan termasuk)
6.1. Persaingan di Indonesia Industri Aftermarket OEM (Perbandingan Silang berdasarkan Inception &; Headquarters, Dealer, Service lead time, Jumlah Mobil yang Diservis / Order Intake, Sumber suku cadang, No. Pusat Layanan dan Body & Paint, Strategi Bisnis, Layanan yang ditawarkan, USP, Perkembangan Terkini, Franchisee: Jaringan Milik Sendiri dan Mode Pemesanan)
6.2. Kekuatan dan Kelemahan Pemain Utama di Industri Aftermarket Otomotif OEM Indonesia
6.3. Persaingan di Indonesia Multi Brand Aftermarket Industry (Perbandingan silang berdasarkan Inception & Headquarters, Brands, Jumlah Toko, Jumlah Mobil Serviced/ Order Intake, USP, Jasa yang Ditawarkan, Booking Mode)
6.4. Perbandingan Harga Perusahaan Layanan Mobil OEM Utama
6.5. Perbandingan Harga Perusahaan Layanan Mobil Multi Merek Utama
7.1. Model Operasi Bengkel Multi-Merek di Indonesia
7.2. Titik Sakit yang Dihadapi oleh Industri After-Market Multi-Merek Otomotif Indonesia
7.3. Peluang di Industri After-Market Multi-Brand Otomotif Indonesia
8.1. Model Operasi Lokakarya OEM di Indonesia
8.2. Titik Sakit yang Dihadapi oleh Industri After-Market OEM Otomotif Indonesia
8.3. Peluang di Industri After-Market OEM Otomotif Indonesia
9.1. Tinjauan Industri Aftermarket Suku Cadang Indonesia
9.2. Ekosistem Entitas Suku Cadang di Industri
9.3. Ikhtisar Saluran Distribusi Suku Cadang
9.4. Gambaran Umum Struktur Saluran Internasional Astra
11.1. Segmentasi Masa Depan berdasarkan Jenis Bengkel dan Jenis Pusat Layanan Multi Merek
11.2. Segmentasi Masa Depan berdasarkan Jenis Kendaraan dan Usia Mobil
11.3. Segmentasi Masa Depan berdasarkan Wilayah dan Merek Mobil
11.4. Segmentasi Masa Depan berdasarkan Mode Pemesanan dan Layanan Mobil
12.1. Studi Kasus: Perbaikan mobil
14.1. Definisi Pasar
14.2. Singkatan yang Digunakan
14.3. Pendekatan Ukuran Pasar
14.4. Pendekatan Penelitian Konsolidasi
14.5. Pendekatan Penelitian dan Komposisi Ukuran Sampel
14.6. Pendekatan Penelitian Primer
14.7. Keterbatasan Penelitian &; Kesimpulan Masa Depan
14.8. Model Sensitivitas Berbasis Multifaktor
14.9. Matriks Regresi
What makes us stand out is that our consultants follows Robust, Refine and Result (RRR) methodology. i.e. Robust for clear definitions, approaches and sanity checking, Refine for differentiating respondents facts and opinions and Result for presenting data with story
We have set a benchmark in the industry by offering our clients with syndicated and customized market research reports featuring coverage of entire market as well as meticulous research and analyst insights.
While we don't replace traditional research, we flip the method upside down. Our dual approach of Top Bottom & Bottom Top ensures quality deliverable by not just verifying company fundamentals but also looking at the sector and macroeconomic factors.
With one step in the future, our research team constantly tries to show you the bigger picture. We help with some of the tough questions you may encounter along the way: How is the industry positioned? Best marketing channel? KPI's of competitors? By aligning every element, we help maximize success.
Our report gives you instant access to the answers and sources that other companies might choose to hide. We elaborate each steps of research methodology we have used and showcase you the sample size to earn your trust.
If you need any support, we are here! We pride ourselves on universe strength, data quality, and quick, friendly, and professional service.